Blog Bacadisini memberikan informasi Mengenai Al Quran Dan Doa Doa. Ayat Kursi, Asmaul Husna, Surat Yasin,Kata Kata, Kata Kata Mutiara, Kata Kata Bijak, Kata Kata Cinta, Puisi Cinta, Pantun Cinta, Makalah, Contoh Surat, Contoh Surat Lamaran Kerja, Contoh Proposal, Harga Terbaru Tahun 2019

Advertisement

Bacaan Doa Nabi Musa Dalam Al Quran dan Artinya

Advertisement
Bacaan Doa Nabi Musa dan Artinya - Dalam hidup, kita hendaknya selalu mengembalikan semua urusan kepada Allah SWT. Setiap urusan, libatkan Allah SWT dalam menjalaninya. Dengan menghadirkan Allah SWT, maka insya Allah segala urusan kita akan berjalan dengan lancar. Oleh karena itu, berdoalah kepada Allah SWT dengan sungguh-sungguh supaya urusan kita mendapat pertolongan dari Allah SWT.
Bacaan Doa Nabi Musa Dalam Al Quran dan Artinya


Berikut ini ada sebuah do’a bermanfaat untuk meminta kemudahan urusan dan kelancaran dalam berbicara (ucapan). Doa ini yang dibaca oleh Nabi Musa ‘alaihissalam ketika akan menghadapi Fir’aun. Doa ini disebutkan dalam Al Qur’anul Karim:

Diantara nabi yang namanya sering disebut dalam Alquran adalah Nabi Musa ‘alaihis sahalatu was salam. Beliau nabi yang perjalanan sejarahnya paling sering dikisahkan dalam Alquran setelah nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sebagian ulama menghitung, nama beliau disebutkan sebanyak 136 kali dalam Alquran. Nabi terbaik di kalangan bani Israil, termasuk ulul azmi, dan bergelar kalimullah (orang yang diajak bicara langsung oleh Allah).

Bacaan Doa Nabi Musa dan Artinya


قَالَ رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

“Musa berkata, ‘Robbis rohlii shodrii, wa yassirlii amrii, wahlul ‘uqdatam mil lisaani yafqohu qoulii’ 
[Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku” (QS. Thoha: 25-28)
رَبِّ إِنّى‏ ظَلَمْتُ نَفْسى‏ فَاغْفِرْ لى
“Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri karena itu ampunilah aku.”QS. Al-Qashash [28]: 16.
رَبِّ بِما أَنْعَمْتَ عَلَيَّ فَلَنْ أَكونَ ظَهيراً لِلْمُجْرِمينَ
“Ya Tuhanku, demi nikmat yang telah Engkau anugerahkan kepadaku, aku sekali-kali tiada akan menjadi penolong bagi orang-orang yang berdosa.”QS. Al-Qashash [28]: 17.
رَبِّ نَجِّنى‏ مِنَ القَوْمِ الظَّالِمينَ
“Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang-orang yang lalim itu.”QS. Al-Qashash [28]: 21.
عَسى‏ رَبّى‏ أَنْ يَهْدِيَنى‏ سَواءَ السَّبيلِ
“Mudah-mudahan Tuhanku memberikan hidayat kepadaku ke jalan yang benar”.QS. Al-Qashash [28]: 22.2)
رَبِّ إِنّى‏ لِما أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقيرٌ
“Ya Tuhanku sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku.”QS. Al-Qashash [28]: 24.
رَبِّ اشْرَحْ لِى‏ صَدْرِى‏ * وَيَسِّرْ لِى‏ أَمْرِى * وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسانِى * يَفْقَهُوا قَوْلِى * وَاجْعَلْ لِى‏ وَزِيراً مِنْ أَهْلِى * هرُونَ أَخِى * اُشْدُدْ بِهِ أَزْرِى * وَأَشْرِكْهُ فِى‏ أَمْرِى * كَىْ نُسَبِّحَكَ كَثِيراً  *وَنَذكُرَكَ كَثِيراً  * إِنَّكَ كُنْتَ بِنا بَصِيراً
“Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku, dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku, (yaitu) Harun, saudaraku, teguhkanlah dengan dia kekuatanku, dan jadikanlah dia sekutu dalam urusanku, supaya kami banyak bertasbih kepada Engkau, dan banyak mengingat Engkau. Sesungguhnya Engkau adalah Maha Melihat (keadaan) kami.”QS. Thaha [20]: 25 – 35.
Allah swt memberikan jawaban: “Sesungguhnya telah diperkenankan permintaanmu, hai Musa.”QS. Thaha [20]: 36.
Setelah itu Allah swt mengajarkan metode menghadapi Fir’aun kepada nabi Musa dan nabi Harun sebagai berikut: “Pergilah kalian berdua kepada Fir’aun, sesungguhnya dia telah melampaui batas; maka berbicaralah kalian berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut.”QS. Thaha [20]: 43 – 44.
رَبَّنا إِنَّنا نَخافُ أَنْ يَفْرُطَ عَلَيْنا اَوْ أَنْ يَطْغى
“Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami khawatir bahwa ia segera menyiksa kami atau akan bertambah melampaui batas.”QS. Thaha [20]: 45.
Allah swt memberikan jawaban: “Janganlah kamu berdua khawatir, sesungguhnya Aku beserta kamu berdua, Aku mendengar dan melihat.”QS. Thaha [20]: 46.
 Demikianlah Pembahasan mengenai Doa Nabi Musa yang admin sampaikan. Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk di hafalkan serta di amalkan.
Advertisement
Facebook Twitter Google+
Back To Top
close